Berita Bapperida
19 Mei 2026 Sigi Biromaru

Diseminasi Kajian Rantai Pasok Komoditas Lestari Perkuat Sinergi Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Sigi

Sigi, 19 Mei 2026 — Dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan serta memperkuat ketahanan ekosistem dan mata pencaharian masyarakat yang berketahanan iklim, SOLUSI-IKI SNV Indonesia melaksanakan Pertemuan Diseminasi Kajian Rantai Pasok Komoditas Lestari pada 19 Mei 2026 bertempat di Cafe Inklusi, Kabupaten Sigi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Program Solusi Pengelolaan Lanskap Darat dan Laut Terintegrasi (SOLUSI) yang bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan rantai pasok komoditas lestari di Kabupaten Sigi. Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, mitra pembangunan, pelaku usaha, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan komoditas unggulan daerah.

Melalui kegiatan diseminasi ini, hasil kajian rantai pasok komoditas lestari dipaparkan sebagai bahan masukan dalam merumuskan strategi pengembangan komoditas yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Berbagai temuan, peluang, dan tantangan dalam pengembangan komoditas berkelanjutan menjadi bagian dari diskusi yang berlangsung secara partisipatif dan konstruktif.

Pertemuan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendorong pengelolaan sumber daya alam yang lebih berkelanjutan, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat terhadap dampak perubahan iklim. Pendekatan rantai pasok yang berkelanjutan diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sigi menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan mitra pembangunan, diharapkan berbagai rekomendasi hasil kajian dapat menjadi landasan dalam pengembangan komoditas lestari yang berdaya saing dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Kabupaten Sigi.