Berita Bapperida
7-8 Mei 2026 Sigi Kota

Bapperida Sigi Laksanakan Evaluasi Program dan Kegiatan Dinas Kesehatan untuk Tingkatkan Kinerja Pelayanan

Sigi, 8 Mei 2026 — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sigi melaksanakan kegiatan Evaluasi Program dan Kegiatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi pada 7 Mei 2026 bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi dan peningkatan kinerja program serta kegiatan perangkat daerah guna mendukung pencapaian target pembangunan sektor kesehatan.

Evaluasi tersebut diikuti oleh Tim Evaluator Bapperida Kabupaten Sigi, para Kepala Bidang Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sigi, serta Pengelola Program Standar Pelayanan Minimal (SPM) 12 Indikator Dinas Kesehatan. Melalui forum ini, berbagai capaian program, kendala pelaksanaan, serta strategi peningkatan kinerja dibahas secara komprehensif sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan program kesehatan ke depan.

Kegiatan evaluasi menjadi sarana penting untuk mengidentifikasi efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan yang telah berjalan, sekaligus memastikan kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan target yang ingin dicapai. Selain itu, evaluasi juga dilakukan untuk memperkuat koordinasi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan perangkat terkait dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, pada 8 Mei 2026 dilaksanakan pembahasan lanjutan guna merumuskan langkah-langkah perbaikan dan strategi penguatan program kesehatan. Pembahasan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan tepat sasaran dalam mendukung pencapaian indikator pembangunan kesehatan di Kabupaten Sigi.

Melalui evaluasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Sigi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program kesehatan, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin optimal, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan kesehatan daerah.